Kembali saya menceritakan kisah ini, agar nantinya cerita ini tetap berlanjut dan tidak putus di tengah jalan. Kalau mengingat-ingat cerita saya waktu kecil, Tak banyak yang bisa saya ingat dan di ceritakan kembali akan tetapi saya berusaha untuk menulisnya di blog ini dan cerita masa kecil ini nantinya akan saya di bagi menjadi beberapa part. di mulai dari kelahiran saya yang begitu penuh perjuangan dan konflik dalam keluarga saya khususnya orang tua
Teringat cerita ibu saya yang menceritakan kalau 20 hari setelah kelahiran saya, saya kembali mengalami hal-hal yang aneh dan di luar akal manusia kebiasaan, waktu itu ibu bilang kalau saya sekeluarga masih berada di tanah kelahiran ayah yaitu di Kalimantan Selatan, kami belum bisa pulang ke Kalimantan Tengah dikarenakan kondisi ibu waktu itu masih lemah pasca melahirkan dan saya pun waktu itu masih bayi, rumah yang tadinya diliputi rasa bahagia karena kelahiran anak pertama kini kembali menjadi sesuatu yang aneh dan mencekam bagaimana tidak setelah 20 hari kelahiran saya, setiap hari saya yang masih bayi selalu menangis tanpa sebab, memang sangatlah lumrah ketika seorang bayi itu menangis, tapi kata ibu setiap saya menangis, durasi menangis saya sangatlah lama dan sulit dikendalikan entah apa yang membuat saya seperti itu.
Ibu pun kebingungan saat itu dan beliau mengatakan saat itu saya seperti melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat dengan mata biasa, yang lebih parah lagi setiap saya menangis, seluruh badan saya tiba-tiba membiru dan hampir tidak bernafas, kalau sudah begitu ibu saya pasti panik bahkan keseringan pasrah saja melihat saya yang setiap hari menangis tanpa sebab dengan tubuh membiru secara keseluruhan hampir tanpa nafas sampai akhirnya ibu saya berucap "Nak, ibu pasrah sudah, kalau ini takdirmu, dan kamu mati hari ini, ibu ikhlas kok!!" entah sugesti dari mana yang ibu saya dapat saat itu, kalau saya berada di keadaan tersebut, ibu saya selalu menyiram saya dengan seember air, kebayang gak waktu itu saya masih bayi dan ajaibnya setelah di siram ibu, tiba-tiba saya berangsur-angsur membaik seakan-akan tidak terjadi apa-apa dan setiap itu terjadi selalu tercium harum bau harum melati yang begitu menusuk hidung, entah dari mana datangnya bau tersebut, perlu kalian tahu, semua itu berlangsung selama 2 tahun setengah setelah kelahiranku, kebayang gak begitu menderitanya saya saat masih kecil. itulah yang ibu saya ceritakan.
Sekilas tentang rumah yang kami tempati itu, rumah tersebut adalah rumah keluarga kami, yaitu tempat kakak dari ayah saya, rumah yang mempunya ciri khas sebagai rumah orang kalimantan, dengan ukiran kayu ulinnya, sehingga rumah tersebut terlihat begitu kokoh, yang unik di dirumah tersebut khusunya di kamar yang kami tempati sementara di situ terdapat beberapa barang-barang peninggalan tua zaman dulu, kenapa di bilang begitu? karena ibu bilang kalau di dalam kamar tesebut ada sebuah payung khas kerajaan kaya gitu dengan kain warna kuning, entah darimana payung tersebut berasal dan kegunaanya untuk apa, ibu saya juga tidak tau dan tidak mau menguak lebih dalam tentang payung tersebut. selain itu banyak keris-keris yang menggantung di setiap sudut kamar dan selalu di lapisi dengan kain kuning.
Sampai saat ini saya tidak mengetahui kenapa saya bisa seperti itu, apakah itu penyakit medis? atau bukan? entahlah, sampai akhinya saya di obati bersama ibu saya melalui cara non-medis dan cerita pengobatan saya dan ibu beserta cerita keterkaitan payung tersebut dan misteri apa yang ada di dalamya nanti akan saya kuak lebih dalam di blog ini pada part selanjutnya.
Teruslah penasaran... dan Teruslah membaca cerita saya sampai habis...

Posting Komentar